Penguatan Literasi Digital dan Sosialisasi Nomor Induk Berusaha Bagi Pelaku UMKM: Inovasi Mahasiswa PPM UIN Salatiga di Desa Jetis Bandungan
DOI:
https://doi.org/10.59485/abdikestrada.v3i1.146Kata Kunci:
Literasi Digital, NIB, UMKMAbstrak
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Namun, banyak UMKM masih menghadapi tantangan, terutama di bidang literasi digital dan hukum bisnis. Banyak pelaku usaha yang tidak memiliki dokumen resmi karena kurangnya pemahaman tentang pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB), sementara produk-produk UMKM sulit bersaing di pasar karena kurangnya keahlian dalam pemanfaatan teknologi digital. Mahasiswa UIN Salatiga melaksanakan program penjangkauan NIB dan peningkatan literasi komputer di Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM). Melalui pendampingan langsung, observasi, dan wawancara, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan Penelitian Aksi Partisipatif (PAR). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM mulai menggunakan platform digital untuk membantu pemasaran produk dan semakin menyadari pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB) serta langkah-langkah yang diperlukan untuk mendapatkannya melalui sistem OSS. Selain itu, beberapa wirausaha yang mendapatkan pendampingan mahasiswa berhasil mendapatkan NIB mereka. Melalui pembentukan kelompok dukungan kecil, kegiatan ini meningkatkan solidaritas sosial di antara UMKM sekaligus meningkatkan kapasitas individu. Dengan demikian, program ini mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan meningkatkan daya saing UMKM di Desa Jetis.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabdian Multidisiplin dan Pemberdayaan Masyarakat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









