EDUKASI PENGURANGAN NYERI HAID PADA REMAJA DENGAN INTEGRASI HOLISTIC CARE DAN KEARIFAN LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.59485/abdikestrada.v2i1.105Kata Kunci:
Edukasi, Kearifan lokal, Nyeri haidAbstrak
Nyeri menstruasi, atau dismenorea adalah salah satu keluhan kesehatan yang umum dialami oleh remaja putri di Indonesia. Berdasarkan studi dari WHO (World Health Organization), sekitar 50-90% remaja mengalami nyeri menstruasi, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari mereka seperti belajar dan berinteraksi sosial. Nyeri ini bisa bervariasi dari ringan hingga sangat berat dan sering kali diabaikan atau dianggap sebagai bagian dari proses alami menstruasi, padahal dapat berpengaruh besar terhadap kualitas hidup remaja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan nyeri menstruasi adalah melalui penyuluhan. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan menggunakan media leaflet tentang cara-cara alami dan berbasis kearifan lokal yang dapat membantu remaja mengurangi nyeri menstruasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada remaja putri kelas XII di SMA Muhammadiyah I Karanganyar pada 29 remaja. Hasil post tes menunjukkan pengetahuan remaja sebagian besar mempunyai kategori baik sejumlah 24 remaja (82,8%).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian Multidisiplin dan Pemberdayaan Masyarakat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









