UPAYA PEMBERDAYAAN KADER DALAM PEMANFAATAN BAHAN PANGAN LOKAL UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
DOI:
https://doi.org/10.59485/abdikestrada.v2i2.135Abstrak
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak serius terhadap ibu maupun bayi, termasuk peningkatan risiko komplikasi persalinan, kelahiran prematur, berat lahir rendah, hingga tingginya morbiditas dan mortalitas maternal neonatal. Upaya pencegahan anemia selama ini banyak difokuskan pada suplementasi zat besi, namun diperlukan strategi tambahan berbasis pangan lokal yang kaya zat gizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader Posyandu melalui edukasi pemanfaatan bahan pangan lokal seperti ubi, daun kelor, dan bayam dalam pencegahan anemia. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta penggunaan leaflet sebagai media edukasi. Sebanyak 23 kader mengikuti kegiatan dengan pre test, penyuluhan, dan post test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku kader. Pengetahuan baik meningkat dari 7 orang (30,4%) menjadi 17 orang (73,9%). Sikap baik meningkat dari 10 orang (43,5%) menjadi 15 orang (65,2%), sedangkan perilaku baik meningkat dari 7 orang (30,4%) menjadi 13 orang (56,5%). Peningkatan ini menunjukkan adanya hubungan erat antara pengetahuan, sikap, dan perilaku kader dalam upaya pencegahan anemia. Dengan demikian, pemberdayaan kader melalui edukasi berbasis pangan lokal terbukti efektif dan dapat dijadikan strategi berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil di tingkat komunitas.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian Multidisiplin dan Pemberdayaan Masyarakat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









