SEMARE: SEHAT BERSAMA REMPAH UNTUK REVITALISASI GAYA HIDUP ALAMI REMAJA

Penulis

  • Hastutik Hastutik STIKes Mitra Husada Karanganyar
  • Ana Wigunantiningsih STIKes Mitra Husada Karanganyar

DOI:

https://doi.org/10.59485/abdikestrada.v3i1.164

Kata Kunci:

Kata kunci: gaya hidup sehat, remaja, rempah-rempah

Abstrak

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh gaya hidup modern yang cenderung kurang sehat, seperti konsumsi makanan cepat saji, minuman tinggi gula, dan rendahnya aktivitas fisik. Kondisi ini berpotensi menurunkan derajat kesehatan remaja dalam jangka panjang. Indonesia memiliki kekayaan rempah-rempah yang berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif pendukung gaya hidup sehat berbasis bahan alami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai manfaat rempah sebagai upaya revitalisasi gaya hidup alami. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2026 di SMK Penda 3 Jatipuro, Karanganyar, dengan melibatkan 66 siswa. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dengan media leaflet sebagai sarana edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta pernah mengonsumsi jamu dan memiliki ketertarikan tinggi terhadap pemanfaatan rempah untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan ringan, seperti gatal pada kulit, nyeri haid, jerawat, serta pengelolaan kadar gula darah. Diskusi yang berlangsung menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat, keamanan, dan batasan penggunaan rempah. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan, antusiasme, dan motivasi remaja untuk menerapkan gaya hidup sehat berbasis bahan alami. Edukasi pemanfaatan rempah berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif sekaligus mendukung pelestarian kearifan lokal di kalangan remaja.

Diterbitkan

2026-05-10

Cara Mengutip

Hastutik, H., & Wigunantiningsih, A. (2026). SEMARE: SEHAT BERSAMA REMPAH UNTUK REVITALISASI GAYA HIDUP ALAMI REMAJA . Jurnal Pengabdian Multidisiplin Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 8–12. https://doi.org/10.59485/abdikestrada.v3i1.164